Kabar Terkini 09 November 2020, 08:20
QRIS Raih Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Petunjuk hubungi admin
Untuk dapat mengubungi admin kuka.co.id anda akan di bawa menuju halaman pusat bantuan di halaman tersebut bagian kanan bawah anda akan melihat gambar di bawah ini :

Untuk menuju pusat bantuan klik tombol "Ya, ke pusat bantuan" dan Jika anda ingin tetap berada di halaman ini klik tombol "Tidak, tetap disini"
Kabar Terkini 09 November 2020, 08:20
QRIS Raih Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Bank Indonesia (BI) melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) meraih penghargaan dalam kategori inovasi sistem pembayaran tahun 2020 dari Central Banking Publications dalam kegiatan Central Banking’s Fintech and Regtech Global Awards.
Penghargaan diterima secara simbolis oleh Deputi Gubernur BI, Sugeng, pada (28/10) secara virtual. Kategori yang diperoleh BI mulai diberikan tahun 2020 kepada bank sentral yang dinilai memiliki inisiatif sistem pembayaran yang inovatif, menggunakan teknologi baru, dan memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan peningkatkan inklusi keuangan. “BI menerima penghargaan karena implementasi QRIS dinilai sebagai inisiatif inovasi yang memenuhi kriteria tersebut. Prestasi tersebut sejalan dengan meningkatnya akseptasi QRIS, dengan jumlah merchant yang menggunakan QRIS mencapai 5 juta di seluruh Indonesia per tanggal 16 Oktober 2020,” jelas Sugeng.
BI mengapresiasi berbagai pihak terkait, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran di Indonesia yang telah mendukung penuh implementasi QRIS sebagai inovasi dalam sistem pembayaran yang juga turut meningkatkan inklusi keuangan. Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Sugeng, dalam video speech pada kesempatan acara.
Central Banking Publications merupakan lembaga penerbit di bidang public policy dan financial market yang didirikan pada tahun 1990, dengan fokus utama kepada bank sentral, institusi keuangan internasional, dan regulasi.Kegiatan Central Banking’s Fintech and Regtech Global Awards merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Central Banking Publications sejak tahun 2018 dan melibatkan bank sentral, regulator, otoritas pengawasan, maupun perusahaan swasta.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yg terlibat dalam inovasi & implementasi #QRIS ini sebagai bagian dari transformasi digital Sistem Pembayaran nasional.
Hingga pekan akhir Oktober 2020, jumlah merchant yang menggunakan QRIS telah mencapai 5,1 juta. Dari jumlah tersebut, mayoritas pengguna QRIS merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai 84,93 persen atau sekitar 4,4 juta merchant. Implementasi QRIS yang semakin luas dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sistem pembayaran nasional. Sebab, merchant dan konsumen tidak perlu memiliki banyak QR Code dari berbagai penyedia jasa sehingga proses transaksi menjadi lebih efisien.
Bantu pemulihan ekonomi nasional
Tak hanya efisiensi transaksi, QRIS juga dapat mendukung inklusi ekonomi dan turut berkontribusi terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama masa pandemi Covid-19. Adapun untuk meningkatkan akseptasi penggunaan QRIS di masa pandemi, BI menetapkan merchant discount rate (MDR) QRIS sebesar 0 persen bagi merchant kategori usaha mikro hingga 31 Desember 2020. Artinya, pemilik usaha mikro tidak akan dikenakan biaya setiap bertransaksi menggunakan QRIS.
Selain itu, QRIS dapat membantu UMKM dalam pencatatan histori transaksi yang bermanfaat untuk penyusunan credit profile. Dengan demikian, peluang UMKM untuk mendapat akses pembiayaan lebih besar. Kemudian, implementasi QRIS dapat mendukung era baru perekonomian, yakni low touch economy. Pada era tersebut, segala aktivitas ekonomi akan dilakukan dengan sentuhan fisik yang seminimal mungkin dan dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan. Implementasi QRIS tidak terbatas untuk transaksi perdagangan ritel modern dan tradisional saja, tetapi juga dapat diaplikasikan di sektor lain, seperti e-ticketing pariwisata, parkir, e-retribusi pemerintah daerah (Pemda), serta donasi sosial dan keagamaan.
Upaya pengembangan QRIS
BI terus berupaya untuk mengembangan QRIS agar dapat memudahkan masyarakat Indonesia dalam bertransaksi sehari-hari. Adapun tahapan pengembangan QRIS dibagi ke dalam tiga fase. Pertama, transaksi domestik menggunakan QRIS yang telah diimplementasikan sejak 17 Agustus 2019 dengan masa transisi hingga 31 Desember 2019. Per 1 Januari 2020, semua merchant diwajibkan menggunakan QR Code dengan standar QRIS. Kedua, transaksi cross border inbound yang menyasar wisatawan mancanegara dan tenaga kerja Indonesia (TKI), khususnya dari negara ASEAN, Tiongkok, India, Hong Kong, Korea Selatan, dan Jepang. Ketiga, transaksi cross border outbound dengan standar QR yang berlaku di negara tujuan. Transaksi ini menyasar jemaah haji dan wisatawan Indonesia yang berangkat ke luar negeri.
Saat ini, BI masih terus berkoordinasi dengan otoritas di beberapa negara untuk menjajaki pengembangan QRIS di luar negeri, mulai dari infrastruktur, model bisnis, proses settlement, hingga perlindungan konsumen. Demi transaksi yang aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19, BI juga tengah mengembangkan teknologi QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM). Dengan teknologi ini, masyarakat dapat berbelanja tanpa perlu tatap muka karena kode QRIS dapat dikirimkan melalui aplikasi messenger. Selain itu, BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) tengah mengembangkan dan melakukan uji coba teknologi Sandbox 2.0 QRIS Customer Presented Mode (Pedagang Pindai). Dengan teknologi tersebut, kode QRIS dapat dibuat sendiri oleh konsumen untuk dipindai oleh merchant. Uji coba QRIS CPM akan dilakukan pada merchant kategori menengah dan besar seperti jaringan ritel.
Sumber: Dinilai Inovatif dan Tingkatkan Inklusi Keuangan, QRIS Raih Penghargaan Internasional
QRIS Peroleh Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran
Baca Artikel Lain
62 Pride 18 Juli 2022, 13:36
Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Singapore Open 2022 usai diselenggarakan. Babak final turnamen Super 500 ini selesai dipertandingkan hari Minggu (17/7/2022), di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Tuan rumah sendiri tidak Read more...
62 Pride 15 Juli 2022, 11:02
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Atlet Panjat Tebing Indonesia asal Batang, Kiromal Katibin kembali mencatatkan rekor dunia. Ia tampil luar biasa di IFSC World Cup Chamonix 2022. Video yang beredar di media sosial Instagram Read more...
Kabar Terkini 13 Juli 2022, 11:49
Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah resmi merilis logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI). Kemensetneg melalui unggahan Instagram resminya pada Senin, 11 Juli Read more...
Kabar Terkini 07 Juli 2022, 12:01
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan resmi meluncurkan minyak goreng kemasan rakyat dengan merek MINYAKITA pada Rabu 6 Juli 2022. MINYAKITA akan didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan harga Read more...
62 Pride 05 Juli 2022, 13:53
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Ada yang menarik dalam rangkaian penyambutan resmi Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (6/6/2022). Usai melakukan kegiatan penanaman Read more...
Kabar Terkini 09 November 2020, 08:20
QRIS Raih Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Bank Indonesia (BI) melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) meraih penghargaan dalam kategori inovasi sistem pembayaran tahun 2020 dari Central Banking Publications dalam kegiatan Central Banking’s Fintech and Regtech Global Awards.
Penghargaan diterima secara simbolis oleh Deputi Gubernur BI, Sugeng, pada (28/10) secara virtual. Kategori yang diperoleh BI mulai diberikan tahun 2020 kepada bank sentral yang dinilai memiliki inisiatif sistem pembayaran yang inovatif, menggunakan teknologi baru, dan memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan peningkatkan inklusi keuangan. “BI menerima penghargaan karena implementasi QRIS dinilai sebagai inisiatif inovasi yang memenuhi kriteria tersebut. Prestasi tersebut sejalan dengan meningkatnya akseptasi QRIS, dengan jumlah merchant yang menggunakan QRIS mencapai 5 juta di seluruh Indonesia per tanggal 16 Oktober 2020,” jelas Sugeng.
BI mengapresiasi berbagai pihak terkait, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran di Indonesia yang telah mendukung penuh implementasi QRIS sebagai inovasi dalam sistem pembayaran yang juga turut meningkatkan inklusi keuangan. Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Sugeng, dalam video speech pada kesempatan acara.
Central Banking Publications merupakan lembaga penerbit di bidang public policy dan financial market yang didirikan pada tahun 1990, dengan fokus utama kepada bank sentral, institusi keuangan internasional, dan regulasi.Kegiatan Central Banking’s Fintech and Regtech Global Awards merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Central Banking Publications sejak tahun 2018 dan melibatkan bank sentral, regulator, otoritas pengawasan, maupun perusahaan swasta.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yg terlibat dalam inovasi & implementasi #QRIS ini sebagai bagian dari transformasi digital Sistem Pembayaran nasional.
Hingga pekan akhir Oktober 2020, jumlah merchant yang menggunakan QRIS telah mencapai 5,1 juta. Dari jumlah tersebut, mayoritas pengguna QRIS merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai 84,93 persen atau sekitar 4,4 juta merchant. Implementasi QRIS yang semakin luas dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sistem pembayaran nasional. Sebab, merchant dan konsumen tidak perlu memiliki banyak QR Code dari berbagai penyedia jasa sehingga proses transaksi menjadi lebih efisien.
Bantu pemulihan ekonomi nasional
Tak hanya efisiensi transaksi, QRIS juga dapat mendukung inklusi ekonomi dan turut berkontribusi terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama masa pandemi Covid-19. Adapun untuk meningkatkan akseptasi penggunaan QRIS di masa pandemi, BI menetapkan merchant discount rate (MDR) QRIS sebesar 0 persen bagi merchant kategori usaha mikro hingga 31 Desember 2020. Artinya, pemilik usaha mikro tidak akan dikenakan biaya setiap bertransaksi menggunakan QRIS.
Selain itu, QRIS dapat membantu UMKM dalam pencatatan histori transaksi yang bermanfaat untuk penyusunan credit profile. Dengan demikian, peluang UMKM untuk mendapat akses pembiayaan lebih besar. Kemudian, implementasi QRIS dapat mendukung era baru perekonomian, yakni low touch economy. Pada era tersebut, segala aktivitas ekonomi akan dilakukan dengan sentuhan fisik yang seminimal mungkin dan dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan. Implementasi QRIS tidak terbatas untuk transaksi perdagangan ritel modern dan tradisional saja, tetapi juga dapat diaplikasikan di sektor lain, seperti e-ticketing pariwisata, parkir, e-retribusi pemerintah daerah (Pemda), serta donasi sosial dan keagamaan.
Upaya pengembangan QRIS
BI terus berupaya untuk mengembangan QRIS agar dapat memudahkan masyarakat Indonesia dalam bertransaksi sehari-hari. Adapun tahapan pengembangan QRIS dibagi ke dalam tiga fase. Pertama, transaksi domestik menggunakan QRIS yang telah diimplementasikan sejak 17 Agustus 2019 dengan masa transisi hingga 31 Desember 2019. Per 1 Januari 2020, semua merchant diwajibkan menggunakan QR Code dengan standar QRIS. Kedua, transaksi cross border inbound yang menyasar wisatawan mancanegara dan tenaga kerja Indonesia (TKI), khususnya dari negara ASEAN, Tiongkok, India, Hong Kong, Korea Selatan, dan Jepang. Ketiga, transaksi cross border outbound dengan standar QR yang berlaku di negara tujuan. Transaksi ini menyasar jemaah haji dan wisatawan Indonesia yang berangkat ke luar negeri.
Saat ini, BI masih terus berkoordinasi dengan otoritas di beberapa negara untuk menjajaki pengembangan QRIS di luar negeri, mulai dari infrastruktur, model bisnis, proses settlement, hingga perlindungan konsumen. Demi transaksi yang aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19, BI juga tengah mengembangkan teknologi QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM). Dengan teknologi ini, masyarakat dapat berbelanja tanpa perlu tatap muka karena kode QRIS dapat dikirimkan melalui aplikasi messenger. Selain itu, BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) tengah mengembangkan dan melakukan uji coba teknologi Sandbox 2.0 QRIS Customer Presented Mode (Pedagang Pindai). Dengan teknologi tersebut, kode QRIS dapat dibuat sendiri oleh konsumen untuk dipindai oleh merchant. Uji coba QRIS CPM akan dilakukan pada merchant kategori menengah dan besar seperti jaringan ritel.
Sumber: Dinilai Inovatif dan Tingkatkan Inklusi Keuangan, QRIS Raih Penghargaan Internasional
QRIS Peroleh Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran
Baca Artikel Lain
62 Pride 15 Juli 2022
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Kabar Terkini 07 Juli 2022
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
62 Pride 05 Juli 2022
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Artikel Terbaru