Bisnis Lokal 26 Agustus 2020, 11:23
Ngulik Kisah Bakpia Pakai Nomor
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Petunjuk hubungi admin
Untuk dapat mengubungi admin kuka.co.id anda akan di bawa menuju halaman pusat bantuan di halaman tersebut bagian kanan bawah anda akan melihat gambar di bawah ini :

Untuk menuju pusat bantuan klik tombol "Ya, ke pusat bantuan" dan Jika anda ingin tetap berada di halaman ini klik tombol "Tidak, tetap disini"
Bisnis Lokal 26 Agustus 2020, 11:23
Ngulik Kisah Bakpia Pakai Nomor
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Jalan-jalan ke kota Jogja
Jangan lupa membeli Bakpia
Jarang-jarang ketemuan
Jleb, doi sudah jalan dengan yang lain
* eh gimana sih hahahahahaha
Foto: Bisnis Usaha Online
Kamu masih jomblo? Yuk jalan-jalan aja menikmati kota Jogja sambil ngemil bakpia sekalian ngelupain mantan. Bakpia senantiasa menemanimu dalam berbagai suasana. Coba sebutkan brand bakpia Jogja. Hmmm.. banyak banget ya guys! Ada hal yang menarik dari brand-brand bakpia yang sudah menjadi legenda. Coba perhatikan brand-nya, nggak jauh-jauh dari nomor.
Foto: Bakpia 25
Sebut saja Bakpia Pathuk 25, 75, 38, 99, 105, 250 dan sebagainya. Usut punya usut ternyata brand bakpia dengan menggunakan nomor tersebut berdasarkan nomor rumah tempat produksi saat itu. Nomor rumah tersebut digunakan sebagai brand hingga saat ini.
Foto: pesisiran kidul
Pada mulanya, bakpia merupakan makanan/ cemilan yang berasal dari Tiongkok. Tou Luk Pia (dilafalkan bakpia) yang berarti pia kacang hijau. Pada tahun 1940-an, Kwik Sun Kwok membawa resep bakpia di Yogyakarta dan menyewa tanah milik penduduk setempat di Kampung Suryowijayan, Mantrijeron.
Foto: Travel Kompas
Kwik senantiasa membeli arang kepada temannya, yakni seorang Tionghoa bernama Liem Bok Sing untuk memanggang bakpia. Di luar dugaan, bakpia buatan Kwik ini ternyata disukai masyarakat setempat dan usahanya pun terus berkembang. Hingga kemudian Kwik pindah ke ke sebelah barat Kampung Suryowijayan. Di sana ia meneruskan usaha bakpianya hingga akhirnya beliau meninggal di tahun 1960-an. Kemudian usaha bakpia Kwik diteruskan oleh anak menantunya, Jumikem.
Foto: krjogja.com
Gurnito juga ternyata ikut-ikutan membuat bakpia. Muncul dugaan bahwa Kwik pernah memberikan resep bakpia kepada Gurnito. Bakpia buatan Gurnito memiliki ciri khas yaitu ukurannya lebih kecil dengan kulit yang tebal dan isi lebih sedikit dibandingkan buatan Kwik. Dan bukan Gurnito saja yang ikut membuat bakpia. Liem Bok Sing pun ikut membuatnya. Nah guys, inilah yang menjadi cikal bakal terciptanya Bakpia Patuk 75.
Foto: Tribun Jogja
Tahun 1948, Liem membuat resep baru bakpia, kemudian beliau pindah ke Kampung Pathuk, kini nama jalannya telah berganti menjadi Jalan KS Tubun Nomor 75. Liem berhasil membuat bakpia dengan kulit lebih tipis, ujung datar, dan isi kacang hijau. Bakpia generasi sebelumnya berbentuk bulat dengan kulit tebal. Usaha bakpia Liem berkembang pesat hingga pada tahun 1980-an ia mempekerjakan banyak karyawan untuk membantunya. Beberapa karyawan Liem berhasil “mencuri” resep dan menyebarkannya kepada orang-orang di kampung.
Tingginya permintaan wisatawan membuat bakpia menjelma menjadi makanan khas Yogyakarta. Kampung Pathuk pun dikenal sebagai kampung bakpia. Nah, kamu favoritnya bakpia nomor berapa nih?
Sumber: klikhotel.com
Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022
18 Juli 2022, 13:36 . 15 read
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
15 Juli 2022, 11:02 . 21 read
Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI
13 Juli 2022, 11:49 . 29 read
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
07 Juli 2022, 12:01 . 33 read
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
05 Juli 2022, 13:53 . 18 read
Bisnis Lokal 26 Agustus 2020, 11:23
Ngulik Kisah Bakpia Pakai Nomor
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Jalan-jalan ke kota Jogja
Jangan lupa membeli Bakpia
Jarang-jarang ketemuan
Jleb, doi sudah jalan dengan yang lain
* eh gimana sih hahahahahaha
Foto: Bisnis Usaha Online
Kamu masih jomblo? Yuk jalan-jalan aja menikmati kota Jogja sambil ngemil bakpia sekalian ngelupain mantan. Bakpia senantiasa menemanimu dalam berbagai suasana. Coba sebutkan brand bakpia Jogja. Hmmm.. banyak banget ya guys! Ada hal yang menarik dari brand-brand bakpia yang sudah menjadi legenda. Coba perhatikan brand-nya, nggak jauh-jauh dari nomor.
Foto: Bakpia 25
Sebut saja Bakpia Pathuk 25, 75, 38, 99, 105, 250 dan sebagainya. Usut punya usut ternyata brand bakpia dengan menggunakan nomor tersebut berdasarkan nomor rumah tempat produksi saat itu. Nomor rumah tersebut digunakan sebagai brand hingga saat ini.
Foto: pesisiran kidul
Pada mulanya, bakpia merupakan makanan/ cemilan yang berasal dari Tiongkok. Tou Luk Pia (dilafalkan bakpia) yang berarti pia kacang hijau. Pada tahun 1940-an, Kwik Sun Kwok membawa resep bakpia di Yogyakarta dan menyewa tanah milik penduduk setempat di Kampung Suryowijayan, Mantrijeron.
Foto: Travel Kompas
Kwik senantiasa membeli arang kepada temannya, yakni seorang Tionghoa bernama Liem Bok Sing untuk memanggang bakpia. Di luar dugaan, bakpia buatan Kwik ini ternyata disukai masyarakat setempat dan usahanya pun terus berkembang. Hingga kemudian Kwik pindah ke ke sebelah barat Kampung Suryowijayan. Di sana ia meneruskan usaha bakpianya hingga akhirnya beliau meninggal di tahun 1960-an. Kemudian usaha bakpia Kwik diteruskan oleh anak menantunya, Jumikem.
Foto: krjogja.com
Gurnito juga ternyata ikut-ikutan membuat bakpia. Muncul dugaan bahwa Kwik pernah memberikan resep bakpia kepada Gurnito. Bakpia buatan Gurnito memiliki ciri khas yaitu ukurannya lebih kecil dengan kulit yang tebal dan isi lebih sedikit dibandingkan buatan Kwik. Dan bukan Gurnito saja yang ikut membuat bakpia. Liem Bok Sing pun ikut membuatnya. Nah guys, inilah yang menjadi cikal bakal terciptanya Bakpia Patuk 75.
Foto: Tribun Jogja
Tahun 1948, Liem membuat resep baru bakpia, kemudian beliau pindah ke Kampung Pathuk, kini nama jalannya telah berganti menjadi Jalan KS Tubun Nomor 75. Liem berhasil membuat bakpia dengan kulit lebih tipis, ujung datar, dan isi kacang hijau. Bakpia generasi sebelumnya berbentuk bulat dengan kulit tebal. Usaha bakpia Liem berkembang pesat hingga pada tahun 1980-an ia mempekerjakan banyak karyawan untuk membantunya. Beberapa karyawan Liem berhasil “mencuri” resep dan menyebarkannya kepada orang-orang di kampung.
Tingginya permintaan wisatawan membuat bakpia menjelma menjadi makanan khas Yogyakarta. Kampung Pathuk pun dikenal sebagai kampung bakpia. Nah, kamu favoritnya bakpia nomor berapa nih?
Sumber: klikhotel.com
Baca Artikel Lain
62 Pride 15 Juli 2022
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Kabar Terkini 07 Juli 2022
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
62 Pride 05 Juli 2022
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Artikel Terbaru