62 Pride  02 September 2021, 23:23

KRI Golok-688, Kapal Cepat Rudal Siluman Terbaru TNI AL Buatan Anak Bangsa

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

KRI Golok-688, Kapal Cepat Rudal Siluman Terbaru TNI AL Buatan Anak Bangsa

TNI AL resmi memiliki kapal perang baru berteknologi canggih dengan desain modern. Dinamakan KRI Golok, kapal perang ini memiliki kemampuan stealth atau siluman.
 

Dikutip dari situs resmi TNI AL, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Golok-688 diproduksi oleh PT Lundin Industry Invest asal Banyuwangi, Jawa Timur. Kehadiran kapal ini menambah kekuatan kapal tempur (striking force) TNI Angkatan Laut.
 

KRI Golok-688 diresmikan dalam acara Shipnaming dan Launching oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, bertempat di Galangan PT Lundin Industry Invest, Banyuwangi, Sabtu (21/8).


(Dok TNI AL)
 

Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengatakan bahwa KCR Trimaran yang diberi nama KRI Golok-688 ini merupakan produk kapal pertama yang terbuat dari bahan composite yang memiliki keunggulan kekuatan spesifik yang tinggi, lebih ringan, serta mempunyai ketahanan lelah dan ketahanan korosi yang sangat baik. Oleh karena itu, kapal ini dapat dijadikan desain pengembangan sebagai prototipe kapal trimaran.
 

"Makna filosofis dari pemberian nama kapal ini adalah hendaknya KRI Golok-688 dapat digunakan untuk melaksanakan setiap tugas operasi yang diberikan, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dengan kecepatan yang tinggi dan daya hancurnya yang besar kapal ini diharapkan akan mampu melaksanakan taktik kapal cepat rudal yaitu hit and run," kata Yudo, dikutip dari situs resmi TNI AL.
 

Selain itu, Yudo mengungkapkan bahwa pembangunan kapal KCR Trimaran ini memiliki makna yang sangat strategis bagi Lundin Industry Invest sebagai salah satu industri pertahanan nasional yang telah berhasil dalam pengembangan teknologi industri pertahanan untuk kepentingan nasional, sehingga mampu menjadi solusi dalam upaya mengurangi ketergantungan dari negara lain terkait pengadaan Alutsista TNI AL di masa mendatang.
 

Spesifikasi KRI Golok

Bicara spesifikasi, KRI Golok-688 jenis KCR Trimaran memiliki panjang keseluruhan (Loa) 62,53 meter, lebar 16 meter, tinggi kapal dari draft 18,7 meter dengan bobot 53,1 ton. Kecepatan maksimum 28 knots, kecepatan jelajah 16 knots, kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan senapan 12,7 mm serta mampu mengangkut 25 ABK (Anak Buah Kapal).
 

Dari segi desain, bentuk kapal ini cukup unik. Bagian depan hingga ke tengah meruncing atau melancip, sedang bagian belakangnya mengotak. Kapal ini sulit terdeteksi radar musuh karena menggunakan material composite carbon. Maka itu disebut juga sebagai kapal dengan kemampuan stealth (siluman).


Infografis KATADATA

Baca Artikel Lain

Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 per Liter
Spedagi Asal Temanggung  Dipakai Presiden Jokowi dan  PM Australia, Kini Mendunia!

62 Pride  02 September 2021, 23:23

KRI Golok-688, Kapal Cepat Rudal Siluman Terbaru TNI AL Buatan Anak Bangsa

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

KRI Golok-688, Kapal Cepat Rudal Siluman Terbaru TNI AL Buatan Anak Bangsa

TNI AL resmi memiliki kapal perang baru berteknologi canggih dengan desain modern. Dinamakan KRI Golok, kapal perang ini memiliki kemampuan stealth atau siluman.
 

Dikutip dari situs resmi TNI AL, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Golok-688 diproduksi oleh PT Lundin Industry Invest asal Banyuwangi, Jawa Timur. Kehadiran kapal ini menambah kekuatan kapal tempur (striking force) TNI Angkatan Laut.
 

KRI Golok-688 diresmikan dalam acara Shipnaming dan Launching oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, bertempat di Galangan PT Lundin Industry Invest, Banyuwangi, Sabtu (21/8).


(Dok TNI AL)
 

Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengatakan bahwa KCR Trimaran yang diberi nama KRI Golok-688 ini merupakan produk kapal pertama yang terbuat dari bahan composite yang memiliki keunggulan kekuatan spesifik yang tinggi, lebih ringan, serta mempunyai ketahanan lelah dan ketahanan korosi yang sangat baik. Oleh karena itu, kapal ini dapat dijadikan desain pengembangan sebagai prototipe kapal trimaran.
 

"Makna filosofis dari pemberian nama kapal ini adalah hendaknya KRI Golok-688 dapat digunakan untuk melaksanakan setiap tugas operasi yang diberikan, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dengan kecepatan yang tinggi dan daya hancurnya yang besar kapal ini diharapkan akan mampu melaksanakan taktik kapal cepat rudal yaitu hit and run," kata Yudo, dikutip dari situs resmi TNI AL.
 

Selain itu, Yudo mengungkapkan bahwa pembangunan kapal KCR Trimaran ini memiliki makna yang sangat strategis bagi Lundin Industry Invest sebagai salah satu industri pertahanan nasional yang telah berhasil dalam pengembangan teknologi industri pertahanan untuk kepentingan nasional, sehingga mampu menjadi solusi dalam upaya mengurangi ketergantungan dari negara lain terkait pengadaan Alutsista TNI AL di masa mendatang.
 

Spesifikasi KRI Golok

Bicara spesifikasi, KRI Golok-688 jenis KCR Trimaran memiliki panjang keseluruhan (Loa) 62,53 meter, lebar 16 meter, tinggi kapal dari draft 18,7 meter dengan bobot 53,1 ton. Kecepatan maksimum 28 knots, kecepatan jelajah 16 knots, kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan senapan 12,7 mm serta mampu mengangkut 25 ABK (Anak Buah Kapal).
 

Dari segi desain, bentuk kapal ini cukup unik. Bagian depan hingga ke tengah meruncing atau melancip, sedang bagian belakangnya mengotak. Kapal ini sulit terdeteksi radar musuh karena menggunakan material composite carbon. Maka itu disebut juga sebagai kapal dengan kemampuan stealth (siluman).


Infografis KATADATA

Baca Artikel Lain

62 Pride  18 Juli 2022

Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



Kabar Terkini  13 Juli 2022

Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka




Artikel Terbaru