Bisnis Lokal  08 Maret 2021, 08:16

3 Bandara Indonesia Dinobatkan Paling Bersih se-Asia Pasifik Cegah COVID-19 Versi ACI

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

3 Bandara Indonesia Dinobatkan Paling Bersih se-Asia Pasifik Cegah COVID-19 Versi ACI

Airport Council International (ACI) mengumumkan nama bandara di dunia yang paling baik dalam menjalankan program untuk memperkuat aspek higienis atau kebersihan guna pencegahan Covid-19. Bandara terbaik tersebut meraih penghargaan Best Hygiene Measures by Region.
 

Khusus untuk kawasan Asia Pasifik, terdapat tujuh bandara yang meraih penghargaan ini di mana tiga bandara ada di Indonesia, tiga bandara di India, dan satu bandara di Tiongkok. 

 

Adapun ketiga bandara di Indonesia yang dinobatkan sebagai peraih penghargaan Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) itu seluruhnya adalah bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero), yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung), dan Bandara Depati Amir (Pangkalpinang). 


Penghargaan Best Hygiene Measures by Region sendiri merupakan kategori baru dari Airport Service Quality (ASQ) Awards 2020, di mana pada kategori ini yang diukur adalah efektivitas dari program keselamatan & higienis, kejelasan rambu dan instruksi terkait program keselamatan dan higienis, kemampuan staf bandara dalam mengaplikasikan program keselamatan dan higienis. Selain itu juga diukur terkait tingkat kepercayaan traveler terkait program keselamatan dan higienis, serta tingkat tekanan berdasar pengalaman. “Penghargaan ini memberikan bandara suatu metode andal untuk mengukur respons pelanggan terhadap tindakan [protokol] kesehatan dan mengakui keberhasilan bandara dalam merespons fokus [pelanggan] terhadap aspek higienis,” jelas ACI dalam keterangan tertulis pada 1 Maret 2021. 
 

"Di tengah tahun yang sulit dan penuh tantangan ini, pelanggan Anda telah mengutarakan pendapat dan mengakui kesuksesan tim Anda dalam mewujudkan customer experience yang luar biasa pada situasi menantang," ungkap Director General ACI World, Luis Felipe de Oliveira dalam suratnya kepada President Director AP II Muhammad Awaluddin.
 

Di sisi lain, Muhammad Awaluddin mengatakan, pencapaian tiga bandara ini merupakan keberhasilan seluruh stakeholders dalam menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan. “Prestasi Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Depati Amir bukan hanya keberhasilan semata AP II, tetapi juga seluruh stakeholder antara lain Otoritas Bandara Kemenhub, maskapai, KKP Kemenkes, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, TNI/Polri, pihak ground handling, dan juga Satgas Udara Penanganan Covid -19 yang sangat menjaga berjalannya protokol kesehatan,” ujar Muhammad Awaluddin. 

 

Muhammad Awaluddin menambahkan, bandara yang memiliki peran paling vital di tengah pandemi Covid-19 adalah Bandara Soekarno-Hatta dan stakeholder mampu menjaga operasional bandara dengan baik. “Kami berterima kasih atas kerja keras, kolaborasi dan sinergitas seluruh stakeholder sehingga Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi ini dapat menerapkan protokol kebersihan terbaik di Asia Pasifik guna pencegahan Covid -19, sehingga dapat tetap mempertahankan konektivitas penerbangan internasional dan menjalankan peran sebagai bandara jangkar rute domestik di Indonesia,” ujar Muhammad Awaluddin. 
 

Perkenalkan Konsep Biosafety

Sementara itu, Director of Operation PT Angksasa Pura II, Muhamad Wasid mengungkapkan, di tengah pandemi ini perseroan untuk pertama kalinya di Indonesia memperkenalkan konsep Biosafety dan Biosecurity Management dalam memperkuat aspek higienis di seluruh bandara.
 

Biosafety Management memiliki sejumlah program untuk memutus mata rantai penularan bahaya biologi, yakni biohazard precautions, environment screening, infrastructure sterilization, public health assurance, dan laboratory testing facilities.
 

"Perseroan juga menerapkan Biosecurity Management di bandara, terdiri dari ketentuan physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness dan people protection," tegasnya.
 

Sebagai informasi, penghargaan Best Hygiene Measures by Region sendiri merupakan kategori baru dari Airport Service Quality (ASQ) Awards 2020, di mana pada kategori ini yang diukur adalah efektivitas dari program keselamatan dan higienis, kejelasan rambu dan instruksi terkait program keselamatan dan higienis, kemampuan staf bandara dalam mengaplikasikan program keselamatan dan higienis. Selain itu juga diukur terkait tingkat kepercayaan traveler terkait program keselamatan dan higienis, serta tingkat tekanan berdasar pengalaman.

 

ASQ Awards 2020 

Adapun pada ASQ Award 2020, total tujuh bandara AP II berhasil meraih penghargaan, yaitu:   - Soekarno-Hatta: Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Husein Sastranegara Bandung: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passengers per year in Asia-Pasific); Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Depati Amir Pangkalpinang: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific); Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passengers per year in Asia-Pacific) - Supadio Pontianak: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passenger per year in Asia-Pacific) - Sultan Thaha Jambi: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific) - Silangit: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific).

Baca Artikel Lain

Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 per Liter
Spedagi Asal Temanggung  Dipakai Presiden Jokowi dan  PM Australia, Kini Mendunia!

Bisnis Lokal  08 Maret 2021, 08:16

3 Bandara Indonesia Dinobatkan Paling Bersih se-Asia Pasifik Cegah COVID-19 Versi ACI

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

3 Bandara Indonesia Dinobatkan Paling Bersih se-Asia Pasifik Cegah COVID-19 Versi ACI

Airport Council International (ACI) mengumumkan nama bandara di dunia yang paling baik dalam menjalankan program untuk memperkuat aspek higienis atau kebersihan guna pencegahan Covid-19. Bandara terbaik tersebut meraih penghargaan Best Hygiene Measures by Region.
 

Khusus untuk kawasan Asia Pasifik, terdapat tujuh bandara yang meraih penghargaan ini di mana tiga bandara ada di Indonesia, tiga bandara di India, dan satu bandara di Tiongkok. 

 

Adapun ketiga bandara di Indonesia yang dinobatkan sebagai peraih penghargaan Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) itu seluruhnya adalah bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero), yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung), dan Bandara Depati Amir (Pangkalpinang). 


Penghargaan Best Hygiene Measures by Region sendiri merupakan kategori baru dari Airport Service Quality (ASQ) Awards 2020, di mana pada kategori ini yang diukur adalah efektivitas dari program keselamatan & higienis, kejelasan rambu dan instruksi terkait program keselamatan dan higienis, kemampuan staf bandara dalam mengaplikasikan program keselamatan dan higienis. Selain itu juga diukur terkait tingkat kepercayaan traveler terkait program keselamatan dan higienis, serta tingkat tekanan berdasar pengalaman. “Penghargaan ini memberikan bandara suatu metode andal untuk mengukur respons pelanggan terhadap tindakan [protokol] kesehatan dan mengakui keberhasilan bandara dalam merespons fokus [pelanggan] terhadap aspek higienis,” jelas ACI dalam keterangan tertulis pada 1 Maret 2021. 
 

"Di tengah tahun yang sulit dan penuh tantangan ini, pelanggan Anda telah mengutarakan pendapat dan mengakui kesuksesan tim Anda dalam mewujudkan customer experience yang luar biasa pada situasi menantang," ungkap Director General ACI World, Luis Felipe de Oliveira dalam suratnya kepada President Director AP II Muhammad Awaluddin.
 

Di sisi lain, Muhammad Awaluddin mengatakan, pencapaian tiga bandara ini merupakan keberhasilan seluruh stakeholders dalam menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan. “Prestasi Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Depati Amir bukan hanya keberhasilan semata AP II, tetapi juga seluruh stakeholder antara lain Otoritas Bandara Kemenhub, maskapai, KKP Kemenkes, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, TNI/Polri, pihak ground handling, dan juga Satgas Udara Penanganan Covid -19 yang sangat menjaga berjalannya protokol kesehatan,” ujar Muhammad Awaluddin. 

 

Muhammad Awaluddin menambahkan, bandara yang memiliki peran paling vital di tengah pandemi Covid-19 adalah Bandara Soekarno-Hatta dan stakeholder mampu menjaga operasional bandara dengan baik. “Kami berterima kasih atas kerja keras, kolaborasi dan sinergitas seluruh stakeholder sehingga Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi ini dapat menerapkan protokol kebersihan terbaik di Asia Pasifik guna pencegahan Covid -19, sehingga dapat tetap mempertahankan konektivitas penerbangan internasional dan menjalankan peran sebagai bandara jangkar rute domestik di Indonesia,” ujar Muhammad Awaluddin. 
 

Perkenalkan Konsep Biosafety

Sementara itu, Director of Operation PT Angksasa Pura II, Muhamad Wasid mengungkapkan, di tengah pandemi ini perseroan untuk pertama kalinya di Indonesia memperkenalkan konsep Biosafety dan Biosecurity Management dalam memperkuat aspek higienis di seluruh bandara.
 

Biosafety Management memiliki sejumlah program untuk memutus mata rantai penularan bahaya biologi, yakni biohazard precautions, environment screening, infrastructure sterilization, public health assurance, dan laboratory testing facilities.
 

"Perseroan juga menerapkan Biosecurity Management di bandara, terdiri dari ketentuan physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness dan people protection," tegasnya.
 

Sebagai informasi, penghargaan Best Hygiene Measures by Region sendiri merupakan kategori baru dari Airport Service Quality (ASQ) Awards 2020, di mana pada kategori ini yang diukur adalah efektivitas dari program keselamatan dan higienis, kejelasan rambu dan instruksi terkait program keselamatan dan higienis, kemampuan staf bandara dalam mengaplikasikan program keselamatan dan higienis. Selain itu juga diukur terkait tingkat kepercayaan traveler terkait program keselamatan dan higienis, serta tingkat tekanan berdasar pengalaman.

 

ASQ Awards 2020 

Adapun pada ASQ Award 2020, total tujuh bandara AP II berhasil meraih penghargaan, yaitu:   - Soekarno-Hatta: Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Husein Sastranegara Bandung: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passengers per year in Asia-Pasific); Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Depati Amir Pangkalpinang: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific); Best Hygiene Measures by Region (Asia-Pacific) - Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passengers per year in Asia-Pacific) - Supadio Pontianak: Best Airport by Size and Region (2 to 5 million passenger per year in Asia-Pacific) - Sultan Thaha Jambi: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific) - Silangit: Best Airport by Size and Region (under 2 million passengers per year in Asia-Pacific).

Baca Artikel Lain

62 Pride  18 Juli 2022

Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



Kabar Terkini  13 Juli 2022

Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka




Artikel Terbaru