Kabar Terkini 18 November 2020, 08:25
Jadi Pasar Menjanjikan untuk Ekonomi Digital, Ada 2.193 Start Up di Indonesia
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Petunjuk hubungi admin
Untuk dapat mengubungi admin kuka.co.id anda akan di bawa menuju halaman pusat bantuan di halaman tersebut bagian kanan bawah anda akan melihat gambar di bawah ini :

Untuk menuju pusat bantuan klik tombol "Ya, ke pusat bantuan" dan Jika anda ingin tetap berada di halaman ini klik tombol "Tidak, tetap disini"
Kabar Terkini 18 November 2020, 08:25
Jadi Pasar Menjanjikan untuk Ekonomi Digital, Ada 2.193 Start Up di Indonesia
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong digitalisasi ekonomi secara besar-besaran di kawasan ASEAN. Dalam sambutan ASEAN Bussiness and Investment Summit (ABIS) 2020, Jokowi melihat bahwa ASEAN tidak boleh sekadar menjadi pasar ekonomi digital, namun juga berperan sebagai pemain utama.Â
Â
"Ekonomi digital harus membantu UMKM kawasan ASEAN untuk masuk dalam rantai pasok global. UMKM adalah tulang punggung ekonomi ASEAN. Karena UMKM mewakili 89-99 persen dari seluruh perusahaan di ASEAN," kata Jokowi, Sabtu (14/11) kemarin. Jokowi menyebut, percepatan transformasi digital UMKM akan mendorong bangkitnya roda perekonomian kawasan. Apalagi ekonomi negara-negara ASEAN memang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.Â
Â
Menurutnya, pemerintah masing-masing negara ASEAN harus punya andil yang lebih besar dalam mendorong transformasi digital. Hal ini, katanya, penting untuk menjadikan ASEAN kawasan digital friendly. "Indonesia sendiri memiliki ekosistem digital yang menjanjikan. Indonesia punya 2.193 start-up pada 2019, kelima terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki 1 decacorn dan 4 unicorn," kata Jokowi.Â
Menurutnya, ekosistem digital yang sudah dibangun Indonesia menjadi modal besar dalam memajukan digitalisasi ekonomi di ASEAN. "Sejak tahun 2018 Indonesia mengembangkan peta jalan making Indonesia 4.0. Kami membangun industri manufaktur dan pengembangan pusat informasi. Kami memberikan insentif fiskal berupa super tax deduction bagi industri yang berinvestasi di R&D," katanya.
Per Juni 2020, dilaporkan terdapat 441 juta orang atau sekitar 65 persen populasi di ASEAN adalah pengguna internet. Artinya, mereka sudah terakses dengan digitalisasi ekonomi. Ketergantungan dunia terhadap teknologi digital juga semakin tinggi.Â
Â
Di ASEAN sendiri, ujar Jokowi, potensi ekonomi digital bisa mencapai 200 miliar dolar AS pada 2025 mendatang. Sedangkan Indonesia, potensi ekonomi digital bisa menyentuh 133 miliar dolar AS pada tahun 2025 nanti.
Baca Artikel Lain
62 Pride 18 Juli 2022, 13:36
Indonesia Juara Umum Singapore Open 2022
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Singapore Open 2022 usai diselenggarakan. Babak final turnamen Super 500 ini selesai dipertandingkan hari Minggu (17/7/2022), di Singapore Indoor Stadium, Singapura. Â Tuan rumah sendiri tidak Read more...
62 Pride 15 Juli 2022, 11:02
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Atlet Panjat Tebing Indonesia asal Batang, Kiromal Katibin kembali mencatatkan rekor dunia. Ia tampil luar biasa di IFSC World Cup Chamonix 2022. Â Video yang beredar di media sosial Instagram Read more...
Kabar Terkini 13 Juli 2022, 11:49
Kemensetneg Resmi Rilis Logo HUT Ke-77 RI
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah resmi merilis logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI). Â Kemensetneg melalui unggahan Instagram resminya pada Senin, 11 Juli Read more...
Kabar Terkini 07 Juli 2022, 12:01
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan resmi meluncurkan minyak goreng kemasan rakyat dengan merek MINYAKITA pada Rabu 6 Juli 2022. Â MINYAKITA akan didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan harga Read more...
62 Pride 05 Juli 2022, 13:53
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Ada yang menarik dalam rangkaian penyambutan resmi Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (6/6/2022). Usai melakukan kegiatan penanaman Read more...
Kabar Terkini 18 November 2020, 08:25
Jadi Pasar Menjanjikan untuk Ekonomi Digital, Ada 2.193 Start Up di Indonesia
Penulis : Ku Ka
Editor : Ku Ka
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong digitalisasi ekonomi secara besar-besaran di kawasan ASEAN. Dalam sambutan ASEAN Bussiness and Investment Summit (ABIS) 2020, Jokowi melihat bahwa ASEAN tidak boleh sekadar menjadi pasar ekonomi digital, namun juga berperan sebagai pemain utama.Â
Â
"Ekonomi digital harus membantu UMKM kawasan ASEAN untuk masuk dalam rantai pasok global. UMKM adalah tulang punggung ekonomi ASEAN. Karena UMKM mewakili 89-99 persen dari seluruh perusahaan di ASEAN," kata Jokowi, Sabtu (14/11) kemarin. Jokowi menyebut, percepatan transformasi digital UMKM akan mendorong bangkitnya roda perekonomian kawasan. Apalagi ekonomi negara-negara ASEAN memang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.Â
Â
Menurutnya, pemerintah masing-masing negara ASEAN harus punya andil yang lebih besar dalam mendorong transformasi digital. Hal ini, katanya, penting untuk menjadikan ASEAN kawasan digital friendly. "Indonesia sendiri memiliki ekosistem digital yang menjanjikan. Indonesia punya 2.193 start-up pada 2019, kelima terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki 1 decacorn dan 4 unicorn," kata Jokowi.Â
Menurutnya, ekosistem digital yang sudah dibangun Indonesia menjadi modal besar dalam memajukan digitalisasi ekonomi di ASEAN. "Sejak tahun 2018 Indonesia mengembangkan peta jalan making Indonesia 4.0. Kami membangun industri manufaktur dan pengembangan pusat informasi. Kami memberikan insentif fiskal berupa super tax deduction bagi industri yang berinvestasi di R&D," katanya.
Per Juni 2020, dilaporkan terdapat 441 juta orang atau sekitar 65 persen populasi di ASEAN adalah pengguna internet. Artinya, mereka sudah terakses dengan digitalisasi ekonomi. Ketergantungan dunia terhadap teknologi digital juga semakin tinggi.Â
Â
Di ASEAN sendiri, ujar Jokowi, potensi ekonomi digital bisa mencapai 200 miliar dolar AS pada 2025 mendatang. Sedangkan Indonesia, potensi ekonomi digital bisa menyentuh 133 miliar dolar AS pada tahun 2025 nanti.
Baca Artikel Lain
62 Pride 15 Juli 2022
Pecahkan Rekor Dunia Kiromal Katibin Manusia Tercepat di Dunia
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Kabar Terkini 07 Juli 2022
Menteri Perdagangan Luncurkan Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000 pe...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
62 Pride 05 Juli 2022
Spedagi Asal Temanggung Dipakai Presiden Jokowi dan PM Australia, Ki...
Penulis: Ku Ka
Editor : Ku Ka
Artikel Terbaru